Pesona Lawang Park Dan Danau Maninjau


Sumatera Barat meru­pakan salah satu sudut negeri di antara bagian di belahan bumi ini yang menyajikan alamnya yang indah dan permai. Masyarakat Minang­kabau yang mendiami negeri yang indah ini juga memiliki adat istiadat dan kebia­saan serta beragam budaya yang tak kalah indah dan menarik serta menjentik keinginan untuk hadir menyaksikannya.

cropped-traditional-house-minang.jpg IMG00176-20121204-1025Selain memiliki aneka pening­galan sejarah (heritage) nan memantik kenangan itu, ranah Minangkabau pun tak kalah menaburkan panorama menarik nan indah dan menawan bak rantai kalung yang seolah tersusun berderet sambung menyam­bung di posisi mana pun anda berdiri.

Lawang Park,  meru­pa­kan salah satu titik tertinggi di untaian bukit-bu­kit nan men­ge­li­lingi sebuah danau di daerah Manin­jau atau lebih di­kenal dengan D­anau Maninjau .

1372117146740622378Lawang Park sebenarnya adalah nama sebuah Kampoeng Wisata dan penginapan yang digagas oleh Zuhrizul Chaniago, yang juga terdapat area take off bagi para pecinta dan penggiat olahraga paralayang. Keindahan yang tidak terbantahkan dan  mungkin tidak akan dijumpai suasana dan keelokan seperti ini di belahan dunia manapun, sehingga beberapa rombongan dan instansi atau BUMN ternama seringkali mengadakan kegiatan di seputar lokasi ini. Dan kepada rombongan-rombongan tersebut, oleh Bupati Agam Indra Catri senantiasa disuguhkan pertunjukan-pertun­jukan kesenian daerah Agam.

images lwg4Selain penginapan ini, sekitar 1 km ke arah kanan akan terdapat penginapan lainnya sebuah hotel bintang 3, Nuansa Embun Pagi dengan view hamparan Danau Maninjau yang sangat luas berdinding barisan perbukitan, dengan sisi terpanjang danaunya mencapai 19 km.

images lwgUntuk sampai ke danau Maninjau ini, kita akan meliuk menyusur jalan menurun berbelok tajam sebanyak tidak lebih dan tidak kurang dari 44 belokan se­hing­ga alur jalan ini lebih dikenal de­ngan sebutan Kelok 44 atau orang Sumatera Barat mena­ma­kannya dengan se­butan “Kelok Ampek Puluah Am­pek”.

danau-maninjauDi danau Maninjau, se­lain kein­da­han pa­no­ra­manya, ju­ga akan dapat ditemui jenis ma­kanan be­rupa ikan kecil-kecil yang tidak ada di tempat lain. Yaitu bada (bilih) serta rinuak, dan pensi-pensi, adalah species ikan yang hidup di Danau Maninjau.

2062c-pergedelrinuakDanau ini terletak di Kabupaten Agam, yang bisa dicapai dengan meng­gunakan modal angkutan darat dari Bandara Internasional Minangkabau (BIM) sekitar 1,5 jam ke utara. Menyu­suri jalan yang cukup mulus meliuk (salah satunya) melintasi lembah di sela bukit bukit yang di salah satu titiknya terdapat air terjun nan indah atau terkenal dengan Lembah Anai.

Air Terjun Lembah AnaiSelanjutnya perjalanan terus beranjak ke utara hingga mendekati Kota Bukiti­nggi, terdapat papan penunjuk arah ke kiri menuju Maninjau. Kita melalui arah tersebut lebih kurang setengah jam perjalanan untuk mencapai lokasi ini.

blog-jam-gadang-3-300x200Selain kendaraan pribadi / travel, kita juga dapat menggunakan kendara­an umum dari BIM menuju Maninjau atau ke Bukitinggi terlebih dahulu, baru perjalanan diteruskan ke Maninjau.

Guna lebih memberi bukti akan segala gores dan tulisan di atas, kami mengundang para pembaca sekalian untuk hadir mengunjungi lokasi tersebut dan menikmati keramah-tamahan masyarakat Minangkabau Dreamland of Sumatera.

Sumber

Iklan