Destinasi Wisata Pulau Lagenda Maninjau


Pulau Lagenda merupakan 3 buah pulau di perairan Danau Maninjau, dalam kawasan Nagari Koto Malintang, Kecamatan Tanjung Raya,Kabupaten Agam. Letaknya berhadapan dengan Taman Muko-Muko, dan tidak begitu jauh dari pintu terowongan PLTA Maninjau.

danau maninjau

 

Pulau nan eksotis itu ,dulu si masa penjajahan menjadi tempat istirahat para petinggi penjajah, sejak penjajah belanda sampai jepang.

Pulau Lagenda pertama kali digarap menjadi objek wisata, oleh putra Koto Malintang, Sabri. Sabri berniat menjadikan ketiga pulau tersebut menjadi satu. Pulau induk, pulau yang agak besar, dijadikan pusat pengembangan pulau.

Sementara dua pulau berukuran kecil, akan dihubungkan dengan jembatan, sehingga menjadi satu kesatuan yang utuh. Sedangkan dari pinggiran danau, sebelah selatan, akan dibangun jembatan, untuk menghubungkan pulau dengan jalanan di sana.

pulau legenda maninjauBangunan rumah makan dan restoran pun dibangun, Begitu juga dengan gazebo dan dermaga. Dermaga dibangun dua unit. Satunya di dekat Taman Muko-Muko. Satu unit kapal motor pun disediakan untuk mengangkut wisatawan dari Taman Muko-Muko.

Namun, amat disayangkan. Beberapa tahun lalu Sabri meninggal dunia, sebelum dambaannya terwujud. Maka terbengkalailah pembangunan Pulau Lagenda, sehingga permukaan pulau kembali dipenuhi semak belukar.Sampai akhirnya, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Agam tergerak untuk mengelolanya. Namun pembangunan objek itu akan dilaksanakan bila pemilik tanah ulayat menyerahkan pulau itu kepada Pemkab Agam.

“Saat ini kita hanya membersihkan dan memasang plang nama pulau berukuran besar, sebagai langkah awal. Karena pemilik tanah ulayat berjanji akan menyerahkannya kepada Pemkab Agam,” ujar Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Agam Hadi Suryadi, SH, via ponselnya, Minggu (3/4/2106).

Banyak kalangan berharap agar pulau tersebut diserahkan kepada Pemkab Agam. dengan demikian dapat dikelola dengan sebaik-baiknya menjadi sebuah objek menarik. Kalau tetap dipertahankan menjadi milik ninik mamak Nagari Koto Malintang, pulau itu akan membelukar. Nantinya hanya akan menjadi sarang biawak dan ular. Biawak dikenal sebagai pemangsa ikan, termasuk ikan dalam KJA petani di kawasan itu.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s