Tujuan Wisata melirik “Randai adalah seni budaya orang Minang”.


randai seni budaya minangkabauDalam perjalanan tujuan pariwisata tentunya anda tidak hanya akan kami bawa untuk menikmati pemandangan dan kuliner di sumtera barat. Tapi jika anda mau anda akan kami bawa melihat kesenian tradisional Minangkabau salah satunya yaitu Randai. Karena tanpa mengetahui adat dan seni budaya Minangkabau padahal anda telah mengunjunginya itu sama saja anda jalan-jalan sore. Alias cari angin. Dan anda tidak perlu jauh2 datang ke sini. hehe..
Dalam kutipan dari situs WIKI randai diterjemahkan dan diartikan sebagai berikut :

Randai adalah salah satu permainan tradisional di Minangkabauyang dimainkan secara berkelompok dengan membentuklingkaran, kemudian melangkahkan kaki secara perlahan, sambil menyampaikan cerita dalam bentuk nyanyian secara berganti-gantian. Randai menggabungkan seni lagu, musik, tari, drama dan silat menjadi satu.
Cerita randai biasanya diambil dari kenyataan hidup yang ada di tengah masyarakat. Fungsi Randai sendiri adalah sebagai seni pertunjukan hiburan yang didalamnya juga disampaikan pesan dan nasihat. Semua gerakan randai dituntun oleh aba-aba salah seorang di antaranya, yang disebut dengan janang[1].
Randai dalam sejarah Minangkabau memiliki sejarah yang lumayan panjang. Konon kabarnya ia sempat dimainkan oleh masyarakat Pariangan, Tanah Datar ketika mesyarakat tersebut berhasil menangkap rusa yang keluar dari laut. Randai dalam masyarakat Minangkabau adalah suatu kesenian yang dimainkan oleh beberapa orang dalam artian berkelompok atau beregu, dimana dalam Randai ini ada cerita yang dibawakan, seperti cerita Cindua MatoMalin DemanAnggun Nan Tongga, dan cerita rakyat lainnya. Randai ini bertujuan untuk menghibur masyarakat yang biasanya diadakan pada saat pesta rakyat atau pada hari raya Idul Fitri.
Pada awalnya Randai adalah media untuk menyampaikan kaba atau cerita rakyat melalui gurindam atau syairyang didendangkan dan galombang (tari) yang bersumber dari gerakan-gerakan silat Minangkabau. Namun dalam perkembangannya, Randai mengadopsi gaya penokohan dan dialog dalam sandiwara-sandiwara, seperti kelompok Dardanela.
Randai ini dimainkan oleh pemeran utama yang akan bertugas menyampaikan cerita, pemeran utama ini bisa berjumlah satu orang, dua orang, tiga orang atau lebih tergantung dari cerita yang dibawakan, dan dalam membawakan atau memerankannya pemeran utama dilingkari oleh anggota-anggota lain yang bertujuan untuk menyemarakkan berlansungnya acara tersebut.

Pasti menarik dan pasti akan sangat berkesan jika anda melihat pegelaran randai ini secara langsung. Dan kami tunggu kedatangan anda disini dan kami siap melayani dengan jasa perjalan wisata anda tentunya dengan pelayanan yang terbaik dan harga yang terjangkau. Harga terjangkau bukan berarti kami tidak melayani anda dengan sebaik mungkin tapi kami ingin mencerminkan wisata ke Minangkabau adalah wisata termurah dan terbaik di Indonesia. .

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s